***************************************************************************************************
Photobucket
Tak ada yang lebih layak bagi persembahan seorang hamba pada sang Khaliq, kecuali perasaan syukur yang di aplikasikan dengan tindak tanduk yang mengandung keimanan,ketaqwaan dan rasa cinta yang mendalam kepada NYA.Shalawat dan salam semoga tetap tersanjungkan kepada junjungan kita nabi Muhamad Saw, sebagai uswatun hasanah yang paling utama dalam hal taqwa dan penunjuk jalan menuju arah ma'rifatullah

Blog ioni saya hadirkan kehadapan pembaca, seri dialog penyejuk hati bertajuk " Dialog Ma'rifat "

Lamunan

20.57 Edit This 0 Comments »

Malam itu akhirnya terbuka sudah kebodohan dan ketololanku
Ternyata perjalanan telah membuatku bingung akan sebuah definisi
Definisi tang tak pernah terdefinisikan.. menjadi rebutan sesama
Ternyata semua palsu tak berarti apa apa kosong melompong

Woooow…ternyata Jalan Cinta sungguhlah indah dan luar biasa
Berteman jerit tangis kerinduan dan derai tetes air mata kepasrahan
Oooo.. getaran itu ketika datang menggetarkan seluruh jiwa lemahku
Kadang ku tak sadarkan diri mengikuti rasaaa yang menyapaku mesra


Kadang kuberperan bagaikan histeris tak bisa menahan kata berhamburan

Kadang ku hanya bisa terdiam menangis tak berdaya dikeDIAManNYA
Kadang ku hanya berteriak memuji KeagunganNYA dalam kelemahanku
Kadang ku mabuk.. mabuk anggur cinta Ilahi.. yang dituangNYA lembut

Membuatku hanya terduduk lemas seolah tiada berdaya apalagi berupaya
Terbawa lamunanku yang kian melambung dan melambung semakin tinggi
Seakan aku hidup dalam dunia lamunanku yang tiada ujun batas akhirnya
Berjalan mondar mandir kesana kemari tanpa pernah khawatir memburu

Lamunan itu membuat ku semakin dalam… dalam lamunan kerinduan
Tak perduli orang berkata apa…. sejelek apapun tak pernah kuhiraukan
Karena terlanjur kudapatkan keindahan walau hanya dalam lamunanku
Sesuatu yang tak pernah disangka bisa kudapatkan di alam dunia nyata

Sekali lagi semua kudapatkan walau hanya dalam lamunan melongo
Kutemukan diriku terduduk dalam sebuah penyaksian dalam CINTA
Dalam sebuah penyembahan pemujaan CINTA yang tiada hentinya
Sungguhlah Pemujaan CINTA Sejati yang tak terikat ruang dan waktu

Tak kusangka hanya kekosongan dan kekosongan yang menyapaku
Kekosongan yang membangkitkan Ketenangan Jiwa yang luar biasa
Ketenangan yang membangkitkan RASA kesadaran diri berdiri tegak
Kesadaran yang sungguh tumbuh dalam lamunanku akan Diri Sejati

Bersinar bagai sinar sang surya yang terbit dikedalaman dasar hatiku
Terangnya mengikis habis semua kegelapan dalam relung jiwa kotor
Sungguh Jiwa jiwa yang tercerahkan oleh Kesadaran Diri Sejati
Sinarnya menyilaukan mencorong tak kuasa menatapnya satupun

Diam
Kosong
Hampa
Sirr

Yaaaa.. ketika Kesadaran Diri Sejati telah meliputi sang diri lemah
Saat itu dualitas telah lenyap dan hancur tiada mampu menyentuh
Yang tinggal hanyalah Esa tak berbagi.. tersenyum mesra selalu
Meliputi semua kehadiran diri dalam mencipta dan berkarya di bumi

Kesadaran Diri Sejati sungguh tak terikat ruang waktu dan tempat
Tiada lagi benar dan salah karena semua untuk Yang Maha Meliputi
Tak terikat apapun karena yang Tak Berwujud sudahlah Mewujud
Yah inilah sekedar lamunan si botol kooooooong dongo melongo

Melamunkan botol kosongnya diisi terus oleh Yang Maha Mengisi
Hanya menjadi pipa pengalir CINTA dan Kasih Sayang nan Abadi
Menebarkan Akhlakul Karimah sebagai sikap Manembah Sejati
CINTA kepada sesama dariNYA.. olehNYA.. untukNYA.. kepadaNYA




Baca Selengkapnya......

Perangai Manusia

06.03 Edit This 0 Comments »

Menurut Syekh Abdul Qadir Jailani,bila bila di lihat dari jenis perangainya manusia itu terbagi menjadi 4 golongan,yaitu :
1). Orang yang tidak mempunyai lisan juga tidak mempunyai hati, maka orang seperti itu di sebut sebagai orang durhaka. hati -hatilah jangan sampai seperti mereka.


2). Orang yang berlisan tetepi tidak berhati sebagaimana orang yang pandai berbicara, di mana setiap pembicaraannya selalu di hiasi dengan hikmah dan kata-kata mutiara tetapi ia tidak pernah mengamalkannya. Ia mengajak manusia beriman dan beramal shalih serta bertaqwa kepada Allah, sementara dia sendiri mengkufuri dan menjauhi Allah. Maka jauhilah mereka supaya kamu tidak tertipu oleh keindahan perkatan mereka yang bisa membuat dirimu terbakar oleh kemaksiatan, atau terbunuh oleh kebusukan mereka.


3). Orang yang memiliki hati tetapi tidak memiliki lisan, yaitu orang mukmin yang pandangan nya di tutupi oleh Allah dari kejelekan makhluq Nya dan Allah memperlihatkan aib atau kecacatan dirinya, hatinya terang serta pandai bergaul.Orang ini termasuk wali Allah maka pergaulilah dia dengan baik, niscaya Allah akan mencintaimu.

4). Orang yang belajar dan mengajar serta mau mengamalkan ilmunya. Ia mengetahui tanda-tanda kebesaran Allah, dan Allah melapangkan dadanya untuk siap menerima macam-macam ilmu. Oleh karena itu, dekatilah dia untuk meminta nasehat kepadanya.Kemudian ketahuilah pada dasarnya zuhud itu adalah menjauhi segala hal yang berbau haram, baik yang besar maupun yang kecil.disamping itu juga mengarjakan segala sesuatu yang difardlukan pada dirinya, baik kefardluan itu mudah di laksanakan maupun yang sukar, serta tidak silau dengan aneka macam gemerlapnya godaan duniawi, baik sedikit maupun banyak.

Baca Selengkapnya......